"Laos didok ma tu nasida: “Boasa songon i biar rohamuna? Dia do umbahen soada haporseaon di hamu?”

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?""

Markus 4:40

Pemberdayaan Wisata dan Integrated Farming di Distirk III Humbang Hasundutan


Jumat (26/03/21) Kepala Biro (Kabiro) Pembinaan HKBP, Pdt. Dr. Enig S. Aritonang mengadakan sosialosasi dan pembekalan pemberdayaan pada konven Distrik III Humbang Hasundutan yang diadakan di HKBP Sirisirisi. Dalam pertemuan ini turut hadir Praeses Distrik III Humbang Hasundutan, Pdt. Dammina Lumbansiantar, S.Th, para pelayan penuh waktu, calon pelayan, beserta keluarga distrik III.


Enig menyampaikan tentang pentingnya kegiatan pemberdayaan yang diadakan oleh Kantor Pusat, terutama pemberdayaan yang dilakukan bagi para pelayan dan warga khususnya di daerah wisata Danau Toba. Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pengembangan daerah wisata Danau Toba, dengan demikian persiapan serta perhatian khusus harus diberikan oleh gereja-gereja di sekitar daerah wisata Danau Toba. Posisi distrik III Humbang Hasundutan yang memiliki daerah potensial pengembangan integrated farming system yang luas perlu menjadi perhatian untuk dikembangkan. Bila dikembangkan secara baik dan benar maka akan menjadikan daerah Humbang Hasundutan menjadi daerah yang memiliki kekuatan stok pangan yang baik dan juga menambah daya tarik wisata tersendiri. HKBP tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang ada dengan menjadikan Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB) menjadi contoh di mana gereja turut berperan serta dalam menjadikan daerahnya kawasan wisata. Pelayanan gereja harus menyentuh kehidupan masyarakat dalam hal ini membangun perekonomian jemaat dan juga masyarakat sekitar. Terutama ditengah masa pandemi covid-19 persiapan untuk membangun perekonomian masyarakat tidak boleh berhenti melainkan harus semakin dipersiapkan dengan matang sehingga ketika pandemi ini berakhir daerah wisata Danau Toba sudah siap untuk menerima kunjungan wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Para pelayan penuh waktu, calon pelayan, serta keluarga yang mengikuti pertemuan konven memberikan respon baik terhadap program pemberdayaan yang diberikan oleh Kabiro Pembinaan HKBP. Bersama dengan Praeses Distrik III Humbang Hasundutan akan dibentuk kelompok kerja (pokja) untuk menindaklanjuti seluruh rencana, mulai dari seminar virtual untuk para pelayan dan warga untuk pengembangan wawasan kepariwisatawan. Untuk jangka panjang, akan dibentuk daerah pertanian yang terintegrasi dengan peternakan dan perikanan yang mampu menghasilkan produk-produk untuk meningkatkan stok pangan dan juga nilai pariwisata di daerah Humbang Hasundutan.

Pustaka Digital